Langsung ke konten utama

Membatasi Kiriman Kemaksiatan Di Ruang Publik




Bismillah, Dear #Lovalila untuk saat ini sosial media atau ruang publik adalah tempat yang cepat untuk memviralkan sesuatu. Banyak sekali dari kita menggunakan ruang publik untuk mendapatkan informasi yang sedang terjadi saat ini.
.
Pesan Alila, Jangan biarkan ruang publik di penuhi kemaksiatan. Contohnya menyebarkan postingan yang banyak mudhorotnya, video lucu-lucuan yg unfaedah, yg berdampak buruk pada perkembangan remaja yang sedang mencari jati diri, sehingga remaja kehilangan rasa malu, berani melakukan hal yang kurang baik bahkan diluar syariat karena di contohkan oleh apa yang dia lihat.
.
Gunakanlah sosial media untuk menyampaikan kebenaran dan menebarkan manfaat.
.
Jadilah pengguna yang menginspirasi membuat gerakan dakwah, agar semakin banyak orang yang berhijrah, karena ruang publik sangat signifikan memengaruhi pola pikir pengguna sosial media. Dan.. In Syaa Allah kita pun akan selalu teringatkan, terjaga dalam ketaatan, jika para pengguna lainnya pun menyebarkan kebaikan.
.
Pikirkanlah dampak postinganmu ya dear.. Akankah postingan itu mengubah kita menjadi lebih baik, atau sebaliknya?
Kalo postinganku gimana dear?
Ask to your friend.. Mention temenmu ya 😉
.
#DakwahTandaCinta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarah Hadist Arba'in 1 | Urgensi Niat - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc,...

Dauroh 'Mengenal Asma'ul Husna' Sesi 2 - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.

Perjanjian Yang Kuat Dalam Islam

PERJANJIAN YANG KUAT Diantara perjanjian yang paling kuat adalah pernikahan, karena akad nikah adalah perjanjian dengan nama Allah, dan Allah menyebutnya sebagai perjanjian yang kuat. Allah 'azza wa jalla berfirman, وَأَخَذْنَ مِنْكُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا . "Dan isteri-isterimu telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat." [An-Nisa: 21] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, فَاتَّقُوا اللَّهَ فِي النِّسَاءِ فَإِنَّكُم أَخَذتُمُوهُنَّ بِأَمَانَةِ اللَّهِ وَاستَحلَلتُم فُرُوجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللَّهِ . “Bertakwalah kepada Allah dalam memperlakukan para wanita, karena kalian telah mengambil mereka (sebagai istri) dengan perjanjian Allah dan menghalalkan hubungan suami istri dengan kalimat Allah.” [HR. Muslim dari Jabir radhiyallahu’anhu] Dan setiap perjanjian adalah amanah, maka para istri adalah amanah Allah di pundak suami untuk diperlakukan dengan baik, dan kelak Allah 'azza wa jalla akan meminta pertanggung jawaban atas amanah ini di hari kiamat. Al-Ima

Ceramah Singkat : Allah Berikan Dunia Kepada Orang Kafir - Ustadz Dr. Fi...

Kajian Kitab : Syarah Kitab Shahih Bukhari Kajian Ke-30 - Ustadz Dr. Fir...

Apakah Amalan Yang Gugur Bisa Kembali - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, ...

Kajian Umum : Fiqh Bermedia Sosial - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.A.

Khutbah Jumat : Kemuliaan Sholat Malam - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc,...

Kajian Sirah Bahtera Nabi Nuh - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.A.

Kajian Umum : Hijrah, Sejarah Dan Ibroh - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc...