Langsung ke konten utama

Islam Pelopor Emansipasi Wanita



Dear #Lovalila ...
Tahukah kamu apa itu emansipasi?
Emansipasi adalah proses pelepasan diri wanita dari kedudukan sosial ekonomi yang rendah.
.
Perbedaan status sosial dan kedudukan ini hanya berlaku pada sistem bathil. Sistem yang tidak memberikan hak-hak manusia secara adil.
.
Dalam Islam, wanita sangat dimuliakan. Bahkan diberikan posisi 3 tingkat lebih tinggi dibandingkan laki2. Mustahil jika Islam dituduh sebagai alat untuk mengekang wanita.
.
Bicara emansipasi, ternyata wanita Islam pada zaman dahulu pernah merasakan hal yg serupa loh. Maka, sebelum salah paham, apalagi menyalahkan agama, Asma' binti yazid selaku juru bicara wanita pada masa itu menanyakan langsung kepada Rasulullah Muhammad Shalallahu'alaihi wasallam.
.
Suatu ketika Asma’ mendatangi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya adalah utusan bagi seluruh wanita muslimah yang di belakangku, seluruhnya mengatakan sebagaimana yang aku katakan dan seluruhnya berpendapat sesuai dengan pendapatku. Sesungguhnya Allah mengutusmu bagi seluruh laki-laki dan wanita, kemudian kami beriman kepada anda dan membai’at anda. Adapun kami para wanita terkurung dan terbatas gerak langkah kami. Kami menjadi penyangga rumah tangga kaum laki-laki dan kami adalah tempat menyalurkan syahwatnya. Kamilah yang mengandung anak-anak mereka. Akan tetapi kaum laki-laki mendapat keutamaan melebihi kami dengan shalat Jum’at, mengantarkan jenazah, dan berjihad. Apabila mereka keluar untuk berjihad, kamilah yang menjaga harta mereka dan mendidik anak-anak mereka. Maka apakah kami juga mendapat pahala sebagaimana yang mereka dapat dengan amalan mereka?”
.
Mendengar pertanyaan tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammenoleh kepada para sahabat dan bersabda, “Pernahkah kalian mendengar pertanyaan seorang wanita tentang agama yang lebih baik dari apa yang dia tanyakan?”
.
Para sahabat menjawab, “Benar, kami belum pernah mendengarnya ya, Rasulullah!”
.
Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kembalilah wahai Asma’ dan beritahukan kepada para wanita yang berada di belakangmu, bahwa perlakuan baik salah seorang di antara mereka kepada suaminya, upayanya untuk mendapat keridhaan suaminya, dan ketundukkannya untuk senantiasa mentaati suami, itu semua dapat mengimbangi seluruh amal yang kamu sebutkan yang dikerjakan oleh kaum laki-laki.”
.
Maka kembalilah Asma’ sambil bertahlil dan bertakbir merasa gembira dengan apa yang disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. Muslim)
.
Kita lihat begitu semangatnya para shahabiah, hatinya senantiasa bergantung kepada akhirat. Tidaklah yang ia cita-citakan dalam seluruh amalnya kecuali ridha Allah Ta’ala sehingga ia merasa sangat gembira ketika diberitahu bahwa tugas yang selama ini ia lakukan pahalanya menyamai amalan kaum laki-laki yang sangat berat. Sungguh hal ini menunjukkan kemurahan Allah kepada hamba-Nya. Dan bukti bahwa hanya Islam yang memuliakan wanita. 😇
.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Dunia Hanya Sementara • Umat Muhammadiyah

Dunia Hanya Sementara • Umat Muhammadiyah Dunia menjadi tempat sementara untuk kita, oleh karena itu selama di dunia hendaknya kita mengumpulkan modal untuk di akhirat nanti. . . #muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah

Kursi Raja - Beli Mebel Jepara

Selamat Datang di AULIA Furniture Jepara, jika anda butuh perabotan furniture isi rumah berkualitas terpercaya di sini tempatnya,,,, info & pemesanan silahkan hubungi kami: WA: 089681016345 Pin bbm: D850D20B Email: BUSINESS FWJ@gmail.com #mebelmurah #furnitureindonesia #furniturepalembang #furniturebandung #furniturejakarta #furniturebali #furnituresemarang #furnituresurabaya #furniturejakartaselatan #furnituremedan #furniturejawatimur #mejamakan #setkamar #setkamarmewah #almari #mejarias #kursitamu #kursisofa #sofasantai #almarikaca #gasebo #kamaranak

Indonesia Tanpa Pacaran

Kenapa kalau pacaran, yang banyak rugi perempuan? 1. Karena perempuan itu suka merasa. Kalau udah suka, ya bisa kepikiran terus. Ada masalah dikit galau, pacar selingkuh nangis, pacar ninggalin? duh gatau deh. 2. Karena perempuan itu gampang percaya. Kalau dia udah yakin itu cowo baik. Udah percayain semuanya. Terus tetiba dia ditinggalin gitu aja setelah ada yang lebih baik atau setelah ia kehilangan hal paling penting darinya, ahh.. berakhirlah sudah. 3. Karena masalalu perempuan itu penting. Pacaran, buat menghindari sentuh-sentuhan, jalan berduaan atau hal-hal yang lebih jauh kadang susah. Apalagi kalau urusannya udah soal nafsu, cuma berdua lagi. Iya kan? Coba tanyain deh sama cowo, kebanyakan dari mereka itu pengennya istri yang baik, sholehah, dan paling penting masih suci. Ketika kesucianmu hilang karena pacaran terus pacarmu nikah sama yang lain? duh ah.. bisa berasa runtuuuh dunia. That’s why orang-orang banyak ngingetin kita gimana bahanyanya pacaran. Gimana pentingnya ...

Hadits Bukhari No. 158

"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah tertinggal dari kami dalam suatu perjalanan yang kami lakukan, beliau lalu dapat menyusul saat kami hampir kehabisan waktu shalat 'Ashar sehingga kami berwudlu dengan hanya mengusap kaki kami. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berseru dengan suara yang keras: "Tumit-tumit yang tidak terkena air wudlu akan masuk ke dalam neraka." Beliau ucapkan itu hingga tiga kali." (HR. Bukhari: 158)

Sambel Pete Istimewa - Marimasak

SAMBAL PETE Istimewa . BAHAN: 250 gram pete (bersihkan dan belah menjadi dua bagian) 15 buah bawang merah 6 siung bawang putih 150 gram cabai rawit merah 100 gram cabai merah besar Garam Gula Penyedap rasa bila diperlukan Minyak . CARA MEMASAK: 1. Goreng semua cabai dan bawang sampai matang. 2. Setelah itu ulek kasar cabe dan bawang tersebut jangan terlalu lembut jika disara sudah cukup. 3. Panaskan minyak sisa menggoreng cabai tadi dan tumis ulekan sambal dengan garam, gula dan penyedap. 4. Masukkan pete yg sebelumnya sudah digoreng terlebih dahulu. 5. Sambal pete siap disajikan. . Resep dari @dhinie_widiyati . #resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara

Hadits Bukhari No. 136

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertolak meninggalkan 'Arafah hingga setelah sampai di lembah (jalan di sisi gunung) beliau turun buang air kecil, kemudian beliau berwudlu namun dengan wudlu' yang ringan. Aku lalu bertanya, "Apakah akan shalat wahai Rasulullah? ' beliau menjawab: "Shalat masih ada di depanmu." Beliau lalu mengendarai tunggangannya hingga sampai di Muzdalifaah beliau turun dan wudlu' secara sempurna, kemudian iqamah dikumandangkan, dan beliau pun melaksanakan shalat Maghrib. Kemudian orang-orang menambatkan unta-unta mereka pada tempatnya, lalu iqamat isya` dikumandangkan, beliau lalu mengerjakan shalat isya` tanpa mengerjakan shalat yang lain di antara keduanya." (HR. Bukhari: 136)

Hukuman Rajam Untuk Pezina

Hukuman Rajam Untuk Pezina Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Ma'iz bin Malik: "Apakah benar berita yang telah sampai kepadaku tentangmu?" Ma'iz balik bertanya, "Berita apa kiranya yang sampai kepada anda tentangku?" Beliau menjawab: "Benarkah kamu telah berzina dengan budak perempuan keluarga fulan?" Ma'iz menjawab, "Ya, benar." Ibnu Abbas berkata, "Kemudian dia bersaksi sampai empat kali persaksian, kemudian beliau memerintahkan untuk merajamnya." (HR. Muslim) IG : @islam_nasehat Blog : www.islam-nasehat.tk