Langsung ke konten utama

Sholat Penjamin Surga

RENUNGKANLAH DUA WAKTU SHALAT INI (SHALAT SUBUH DAN ASHAR BERJAMAAH)
.
Saudaraku..
Renungkanlah dua waktu ini, waktu shalat bardain (shalat ashar dan shalat subuh)...
.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :
.
مَنْ صَلَّى الْبَرْدَيْنِ دَخَلَ الْجَنَّةَ
.
“Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (HR. Bukhari 574 dan Muslim 635)
.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan :
"Shalat al-Bardain (dua dingin) adalah shalat Fajar (Shubuh) dan shalat Ashar. Dinamakan demikian karena shalat Fajar dilakukan saat cuaca paling dingin di malam harinya (malam yang paling dingin adalah di waktu Shubuh), sedangkan shalat Ashar dilakukan pada saat cuaca paling dingin di siang harinya (siang hari yang paling dingin adalah di waktu Ashar) setelah tergelincir matahari. Barangsiapa yang mengerjakan dua shalat tersebut, maka ia akan masuk al-Jannah. Maksudnya adalah barangsiapa yang bersungguh-sungguh menjaga dan menegakkan shalat Shubuh dan Ashar, maka ini merupakan salah satu sebab seseorang masuk al-Jannah." (Syarh Riyadhush Shalihin)

Ibnu Baththol rahimahullah berkata :
“Shalat shubuh akan membuat seseorang mendapatkan perhatian Allah pada hari kiamat. Kenapa dikhususkan dua shalat ini? Karena berkumpulnya para malaikat malam dan siang di dua waktu tersebut. Inilah makna firman Allah Ta’ala :
.
وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
.
“Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (Qs. Al Isro’ 78)." (Syarh Al Bukhari, 3: 250, Asy Syamilah)

Dan janganlah engkau meninggalkan shalat ashar wahai saudaraku..
.
مَنْ تَرَكَ صَلاَةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ
.
“Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka terhapuslah amalannya.” (HR. Bukhari 594).
.
Semoga Allah memudahkan kita mengamalkannya dan istiqomah diatasnya.. Aamiin ya rabbal 'alamin..
.
________________________________

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarah Hadist Arba'in 2 | Islam Iman Ikhsan - Ustadz Dr. Firanda Andirja...

Kisah Nabi Syu’aib ‘Alaihissalam

Kisah Nabi Syu’aib ‘Alaihissalam Nabi Syu’aib ‘alaihissalam tinggal di kota Madyan yang letaknya di Yordania sekarang. Ketika itu, masyarakatnya kafir kepada Allah dan melakukan berbagai kemaksiatan, seperti membajak dan merampas harta manusia yang melintasi mereka. Mereka juga menyembah pohon lebat yang disebut Aikah. Mereka bermuamalah buruk dengan manusia, menipu dalam melakukan jual beli dan mengurangi takaran dan timbangan. Maka Allah mengutus kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka bernama Nabi Syu’aib ‘alaihissalam. Beliau mengajak mereka beribadah kepada Allah dan tidak berbuat syirik, melarang mereka mengurangi takaran dan timbangan serta melarang melakukan pembajakan, dan melarang berbuat buruk lainnya. Nabi Syu’ab ‘alaihissalam berkata kepada mereka, “Wahai kaumku! Sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan yang berhak disembah bagimu selain Dia. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganl...

Ceramah Singkat : Hukum Membawa Anak Ke Masjid - Ustadz Dr. Firanda Andi...

Kekal Di Neraka Karena Riba

MELAKUKAN RIBA BERULANG-ULANG, KEKAL DI NERAKA . الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ . “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah....

Kajian Umum : Ujub Penggugur Amal - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.A.

Syarah Hadist Arba'in 1 | Urgensi Niat - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc,...

Kajian Tafsir Surat Al Fajr Ayat 14-30 - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc,...

Kajian Kitab : Syarah Kitab Shahih Bukhari Kajian Ke-35 - Ustadz Dr. Fir...

Kisah Lengkap Nabi Yusuf ‘Alaihissalam

Yusuf ‘Alaihissalam Bermimpi Pada suatu malam ketika Yusuf masih kecil, ia bermimpi dengan mimpi yang menakjubkan. Ia bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya. Ketika ia bangun, maka ia langsung mendatangi ayahnya, Nabi Ya’qub ‘alaihissalam menceritakan mimpinya itu. Ayahnya pun langsung memahami takwilnya, dan bahwa akan terjadi pada anaknya suatu urusan yang besar. Maka ayahnya segera mengingatkan Yusuf agar tidak menceritakan mimpinya itu kepada saudara-saudaranya yang nantinya setan akan merusak hubungan mereka dan berhasad kepadanya atas pemberian Allah itu. Yusuf pun menaati saran ayahnya. Saudara-saudara Yusuf Berniat Buruk Kepada Yusuf Nabi Ya’qub ‘alaihissalam sangat sayang kepada Yusuf sehingga membuat saudara-saudaranya merasa iri dengannya. Mereka pun berkumpul untuk membuat makar kepadanya agar Yusuf dijauhkan dari ayahnya dan kasih sayang itu beralih kepada mereka. Salah seorang di antara mereka mengusulkan untuk membunuh Yusuf atau membuan...

Kajian Tafsir Surat Al Ghasyiyah - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.A.