Langsung ke konten utama

Jumlah Malaikat Dimalam Lailatul Qadar Beserta Tugasnya • Aulia Izzatunisa

🌖🌗⭐🌟⛅🌥🌟⭐🌓🌔

*📋 JUMLAH MALAIKAT YANG TURUN DI MALAM LAILATUL QODR DAN TUGAS MEREKA*

➡ Allah ta’ala berfirman,

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

🌴 “Turun para malaikat dan Jibril pada malam itu dengan izin Rabb mereka untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh dengan keselamatan sampai terbit fajar.”

[Al-Qodr: 4-5]

*📝 BERAPA BANYAK MALAIKAT YANG TURUN?*

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الْمَلَائِكَةَ تِلْكَ اللَّيْلَةَ فِي الْأَرْضِ أَكْثَرُ مِنْ عَدَدِ الْحَصَى

“Sesungguhnya malaikat di malam tersebut di muka bumi lebih banyak dari jumlah batu-batu kerikil.”

[HR. Ahmad dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 2205]

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

يَكْثُرُ تَنزلُ الْمَلَائِكَةِ فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ لِكَثْرَةِ بَرَكَتِهَا، وَالْمَلَائِكَةُ يَتَنَزَّلُونَ مَعَ تَنَزُّلِ الْبَرَكَةِ وَالرَّحْمَةِ

“Banyaknya malaikat yang turun di malam tersebut karena keberkahannya yang melimpah, dan malaikat turun bersama dengan turunnya berkah dan rahmat.”

[Tafsir Ibnu Katsir, 8/444]

Sebagian ulama menjelaskan bahwa saking banyaknya jumlah malaikat yang turun di malam lailatul qodr sehingga matahari terbit di pagi hari cahayanya tidak menyilaukan, karena banyaknya malaikat yang kembali ke langit.

Dan inilah tanda lailatul qodr yang paling jelas, namun sayang kita menyadarinya saat malam telah berlalu. Maka berbahagialah dan bersyukurlah kepada Allah bagi siapa yang telah diberikan anugerah hidayah untuk memperbanyak ibadah di malam lailatul qodr yang pahalanya lebih baik dari seribu bulan.

Dan sayang sekali bagi yang lebih banyak tidur atau melakukan kesia-siaan bahkan kemaksiatan di malam yang penuh berkah tersebut, tatkala ia bangun di pagi hari ia baru menyadari lailatul qodr, dan malam sudah berlalu.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

فَقِيلَ لَهُ: بِأَيِّ شَيْءٍ عَلِمْت ذَلِكَ ؟ فَقَالَ بِالْآيَةِ الَّتِي أَخْبَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ. {أَخْبَرَنَا أَنَّ الشَّمْسَ تَطْلُعُ صُبْحَةَ صَبِيحَتِهَا كَالطَّشْتِ لَا شُعَاعَ لَهَا}. فَهَذِهِ الْعَلَامَةُ الَّتِي رَوَاهَا أبي بْنُ كَعْبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَشْهَرِ الْعَلَامَاتِ فِي الْحَدِيثِ وَقَدْ رُوِيَ فِي عَلَامَاتِهَا”{أَنَّهَا لَيْلَةٌ بلجة مُنِيرَةٌ} وَهِيَ سَاكِنَةٌ لَا قَوِيَّةُ الْحَرِّ وَلَا قَوِيَّةُ الْبَرْدِ وَقَدْ يَكْشِفُهَا اللَّهُ لِبَعْضِ النَّاسِ فِي الْمَنَامِ أَوْ الْيَقَظَةِ. فَيَرَى أَنْوَارَهَا أَوْ يَرَى مَنْ يَقُولُ لَهُ هَذِهِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ وَقَدْ يُفْتَحُ عَلَى قَلْبِهِ مِنْ الْمُشَاهَدَةِ مَا يَتَبَيَّنُ بِهِ الْأَمْرُ. وَاَللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ.

"Dikatakan kepada Ubay bin Ka’ab radhiyallahu’anhu: Dengan apa engkau mengetahui malam lailatul qadr? Beliau berkata:

✅ Dengan tanda yang telah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam,

أَخْبَرَنَا أَنَّ الشَّمْسَ تَطْلُعُ صُبْحَةَ صَبِيحَتِهَا كَالطَّشْتِ لَا شُعَاعَ لَهَا

“Beliau mengabarkan kepada kami, bahwa matahari terbit di pagi harinya seperti baskom, tidak memiliki cahaya yang menyilaukan.”

Inilah tanda yang diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab dari Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang termasuk tanda yang paling masyhur dalam hadits.

✅ Dan juga diriwayatkan tentang tanda-tandanya,

أَنَّهَا لَيْلَةٌ بلجة مُنِيرَةٌ

“Bahwasannya lailatul qodr adalah malam yang jernih (bulannya) lagi bercahaya.”

✅ *Malam itu dalam keadaan tenang,*

✅ *Tidak terlalu panas,*

✅ *Tidak pula terlalu dingin.*

Dan bisa jadi Allah ta’ala menampakkan malam itu bagi sebagian orang ketika tidur maupun terjaga, maka mereka dapat melihat cahaya-cahayanya, atau melihat orang yang mengatakan kepadanya inilah lailatul qadr, dan bisa jadi pula dibuka hati seseorang untuk dapat menyaksikan lailatul qadr. Wallahu ta’ala A’lam.”

[Majmu’ Fatawa, 25/284-286]

✅ Saudaraku rahimakallaah, andai lailatul qodr telah berlalu sekali pun, masih ada sedikit hari-hari Ramadhan yang tersisa, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya untuk memperbanyak amal shalih, sungguh rahmat Allah sangat luas, tidak terbatas di malam lailatul qodr saja, akhiri Ramadhan dengan yang lebih baik, semoga bisa menjadi penutup atas kekurangan-kekurangan sebelumnya.

➡ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

وَالِاعْتِبَارُ بِكَمَالِ النِّهَايَةِ لَا بِنَقْصِ الْبِدَايَةِ

"Yang menjadi ukuran adalah sempurnanya penutupan, bukan kurangnya permulaan."
[Majmu' Al-Fatawa, 15/55]

*📝 APA TUGAS PARA MALAIKAT YANG TURUN DI MUKA BUMI PADA MALAM LAILATUL QODR?*

1. Menetapkan Takdir Tahunan

Al-Imam Qotadah rahimahullah berkata,

يقضى فيها ما يكون في السنة إلى مثلها

“Ditetapkan pada malam itu apa yang akan terjadi selama satu tahun sampai tahun berikutnya.”

[Tafsir Ath-Thobari, 24/534]

Catatan takdir yang ada di tangan malaikat inilah yang dapat berubah dengan doa dan amal-amal shalih. Adapun catatan takdir yang ada di sisi Allah, yaitu di al-lauhul mahfuzh, yang telah ditulis 50.000 tahun sebelum langit dam bumi diciptakan, tidak akan berubah.

2. Malaikat Mendoakan Orang yang Beribadah

Al-Imam Asy-Sya’bi rahimahullah berkata,

تَسْلِيمُ الْمَلَائِكَةِ لَيْلَةَ الْقَدْرِ عَلَى أَهْلِ الْمَسَاجِدِ، حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ

“Malaikat mendoakan keselamatan ketika lailatul qodr untuk orang-orang yang beribadah sampai terbit fajar.”

[Tafsir Ibnu Katsir, 8/444]

Oleh karena itu di sepuluh malam terakhir Ramadhan, Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam lebih meningkatkan ibadah, dan membangunkan keluarga beliau untuk beribadah.

Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha berkata,

كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Nabi shallallahu’alaihi wa sallam apabila masuk sepuluh hari terakhir Ramadhan maka beliau mengencangkan sarungnya (tidak berhubungan suami istri dan mengurangi makan dan minum), menghidupkan malamnya (dengan memperbanyak ibadah) dan membangun keluarganya (untuk ibadah).”

[HR. Al-Bukhari dan Muslim]

Dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu, dan barangsiapa sholat malam ketika lailatul qodr karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

[HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Kemuliaan Mati Syahid • Nasehat Islam

Disini saya mau menambahkan sedikit, kalau bom bunuh diri itu bukan termasuk mati syahid. Karena pelaku bom diri itu sudah pasti mati, dan biasanya banyak orang yang tak bersalah juga ikut meninggal. Haram hukumnya membunuh orang kafir yang tidak memerangi Islam. "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang mati syahid di sisi Allah mempunyai enam keutamaan;  dosanya akan diampuni sejak darahnya tertumpah di awal kali pertempuran, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dijaga dari siksa kubur, diberi keamanan dari ketakutan yang besar saat dibangkitkan dari kubur, diberi mahkota kemuliaan yang satu permata darinya lebih baik dari dunia seisinya, dinikahkan dengan tujuh puluh dua bidadari dan diberi hak untuk memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari keluarganya." (HR. Tirmidzi) Semoga kita bisa mati syahid, karena mati syahid tidak hanya mati dalam berperang. Ada mati syahid karena tenggelam, terkena penyakit dll. Anas bin Malik ia berkata;...

Kisah Nenek Tua Yang Menjadi Gadis Perawan

Suatu hari ada seorang wanita tua menghampiri Rasulullah dan meminta Rasulullah mendoakannya supaya bisa masuk surga. Rasulullah kemudian menjawab bahwa di surga tidak akan ada orang tua seperti wanita itu. Mendengar ucapan Sang Panutan, nenek itu pun sangat sedih dan menangis. Karena merasa tidak dapat masuk ke dalam surga. . Melihat sang nenek menangis, Rasulullah justru tersenyum. Kemudian Rasul mengatakan bahwa orang tua seperti nenek itu memang tidak akan masuk surga karena di dalamnya semua orang yang tua akan diubah menjadi gadis-gadis perawan yang menawan. . Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Kabarilah dia bahwa surga tidaklah mungkin dimasuki dia sedangkan ia dalam keadaan tua. Karena Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al Waqi’ah: 35-37). . (HR. Tirmidzi dalam Asy Syamail Muhammadiyah...

BAHAYA MENAHAN HARTA DARI SEDEKAH

Sedekah tidaklah mungkin mengurangi harta … Yakinlah! . Dari Asma’ binti Abi Bakr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku, . لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ . Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.” . Dalam riwayat lain disebutkan, . أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُ...

Doa Pagi & Sore Yang Diajarkan Rasulullah

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengajarkan doa kepada kami apabila di pagi hari: 'ASHBAHNAA 'ALAA FITHRATIL ISLAAM WAKALIMATIL IKHLAASH WA SUNNATI NABIYYINAA MUHAMMADIN SHALLALLAAHU 'ALAIHI WASALLAM WA MILLATI ABIINAA IBRAAHIIM HANIIFAN MUSLIMAN WAMAA KAANA MINAL MUSYRIKIIN (Semoga kami di pagi ini dalam keadaan fitrah Islam (agama Islam), dalam kalimat yang ikhlas, dalam sunnah Nabi kami Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dan dalam millah (agama) bapak kami Ibrahim yang lurus, dan dia bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan Allah) '. Dan pada sore hari juga dengan doa seperti itu." (HR. Ahmad)

Kisah Mukjizat Rasulullah Menahan Matahari Tenggelam

Sahabat Abu Hurairah radhiallahu’anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda . "Ada seorang nabi dari nabi-nabi terdahulu pergi berperang, dia berkata kepada kaumnya, ‘Janganlah ikut bersamaku untuk berperang seseorang yang telah menikahi wanita (beristri), bercita-cita membangun mahligai indahnya rumah tangga namun mereka belum merangkul tujuan mulia tersebut. Demikian pula seorang yang telah menancapkan tiang pondasi rumah, sedang dia belum menaikkan atapnya. . Serta seorang yang telah membeli kambing atau unta yang bunting, sedang dia tengah menunggu kelahiran anak untanya.’ Maka nabi tersebut pun berangkat berperang. Tatkala telah mendekat ke sebuah qoryah, desa yang dituju, waktu ashar pun menjelang. kemudian nabi tersebut berkata kepada matahari. ‘Wahai matahari, sesungguhnya engkau diperintah dan aku pun diperintah. Ya Allah, tahankanlah dia untuk perjuangan kami.’ Sesuatu yang keajaiban pu terjadi, matahari tertahan, sampai...

Resep Ayam Goreng Klasik • Marimasak

Ayam Goreng Klasik . Bahan - bahan : 1 ekor ayam 1 sachet saori saus tiram 1 ruas kunyit 1 ruas jahe Air secukupnya 1 sdt ketumbar 2 lembar daun salam 1 batang serai . . Cara membuat : 1. Cuci bersih ayam 2. Blender bumbu (ketumbar, bawang putih, kunyit &jahe)masukan ke ayam, diamkan 5 menit 3. Masak ayam dengan bumbu tambahkan air sedikit, masukan garam, saus tiram,& penyedap rasa 4. Tutup wajan, masak hingga bumbu menyerap 5. Panaskan minyak goreng, goreng ayam hingga kecoklatan . . *tips : ketika masak ayam bersama bumbu, jangan terlalu lama karna dapat membuat ayam menjadi lembek dan mudah hancur ketika digoreng . . #ayamgoreng #resepayam #resepayamgoreng #ayamgorengrumahan #sharingresep #belajarmasak #anekaresep

Menjaga Aurat Bagi Laki-laki

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Bahz bin Hakim telah menceritakan kepada kami Ayahku dari kakekku ia berkata; Aku bertanya; "Wahai Rasulullah, aurat mana sajakah yang yang harus kami tutup dan yang kami biarkan (terbuka)? beliau menjawab: "Jagalah auratmu kecuali kepada istrimu atau budak yang kamu miliki, " dia bertanya lagi; "Jika sesama lelaki?" beliau menjawab: "Jika kamu mampu supaya tidak terlihat oleh seorangpun, maka lakukanlah." Aku bertanya; "Jika seseorang sendirian?" beliau menjawab: "Allah lebih patut dimalui." Abu Isa berkata; Hadits ini hasan, kakeknya Bahz namanya Mu'awiyah bin Haidah Al Qusyairi, dan Jurairi meriwayatkan dari Hakim bin Mu'awiyah, dia adalah ayahnya Bahz. HR. Tirmidzi

Ulama Pewaris Para Nabi • Fatwa NU

Ulama Pewaris Para Nabi • Fatwa NU Rasulullah saw bersabda ulama adalah pewaris para nabi. Di samping sebagai perantara antara diri-Nya dengan hamba-hamban-Nya, dengan rahmat dan pertolongan-Nya, Allah Swt juga menjadikan para ulama sebagai pewaris perbendaharaan ilmu agama, ilmu syari’at terus terpelihara kemurniannya sebagaimana awalnya. . Ibnu Rajab al-Hambali mengatakan bahwa asy-Sya’bi berkata “Tidak akan terjadi hari kiamat sampai ilmu menjadi satu bentuk kejahilan dan kejahilan itu merupakan suatu ilmu. Ini semua termasuk dari terbaliknya gambaran kebenaran (kenyataan) di akhir zaman dan terbaliknya semua urusan.” . Di dalam Shahih al-Hakim diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr secara marfu’ (riwayatnya sampai kepada Rasulullah saw “Sesungguhnya termasuk tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah direndahkannya para ulama dan diangkatnya orang jahat.” (Jami’ul Ulum wal Hikam, hlm. 60) . Ketika mendengar kabar ada ulama yang ...

Yuk Sedekah • Nasehat Islam

Yuk bersedekah.. Bisa juga disalurkan lewat Nasehat Islam, Insyaallah amanah. Allah SWT berfirman: مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ  كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّا...

Pertolongan Dan Janji Allah

Pertolongan Dan Janji Allah Jika punya masalah maka diselesaikan dengan sabar dan sholat, jika berbuat kebajikan maka kita akan memperoleh surga. Sebagaimana dalam Firman Allah di Alquran.. اَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ جَنّٰتُ الْمَأْوٰى ۖ  نُزُلًاۢ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan...