ㅤㅤ
AYAM GORENG Tradisional
.
BAHAN:
1 ekor ayam ukuran sedang (kurang lebih 1.000 gram), potong sesuai selera
1 buah jeruk lemon, ambil airnya
400 ml santan
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun salam, sobek2
2 lembar daun jeruk, sobek2
1/2 sdm gula
1 1/2 sdm garam
Secukupnya minyak untuk menumis dan menggoreng ayam
.
BUMBU HALUS:
6 buah bawang merah
4 siung bawang putih
3 buah kemiri
1/2 sdt kunyit bubuk
1/2 sdm ketumbar bubuk
1 cm jahe
.
CARA MEMBUAT:
1. Lumuri ayam dengan air jeruk lemon, diamkan 10 menit. Cuci bersih.
2. Siapkan panci presto, tumis bumbu halus, lengkuas, daun salam dan daun jeruk sampai harum. Masukkan ayam. Aduk2 sampai ayam berubah warna. Tambahkan santan. Beri gula dan garam. tutup panci presto. Biarkan selama 10 menit, sampai bunyi mendesis. Lalu kecilkan api, biarkan 10 menit lagi. Lalu matikan kompor. Tunggu dingin, buka panci. Siap di goreng
3. Panaskan minyak, goreng ayam sampai matang, berwarna kuning kecoklatan.
4. Angkat dan sajikan.
.
Resep dari @fitrisasmaya
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara
Disini saya mau menambahkan sedikit, kalau bom bunuh diri itu bukan termasuk mati syahid. Karena pelaku bom diri itu sudah pasti mati, dan biasanya banyak orang yang tak bersalah juga ikut meninggal. Haram hukumnya membunuh orang kafir yang tidak memerangi Islam. "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang mati syahid di sisi Allah mempunyai enam keutamaan; dosanya akan diampuni sejak darahnya tertumpah di awal kali pertempuran, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dijaga dari siksa kubur, diberi keamanan dari ketakutan yang besar saat dibangkitkan dari kubur, diberi mahkota kemuliaan yang satu permata darinya lebih baik dari dunia seisinya, dinikahkan dengan tujuh puluh dua bidadari dan diberi hak untuk memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari keluarganya." (HR. Tirmidzi) Semoga kita bisa mati syahid, karena mati syahid tidak hanya mati dalam berperang. Ada mati syahid karena tenggelam, terkena penyakit dll. Anas bin Malik ia berkata;...
Komentar
Posting Komentar